Mencari Partikel yang Cocok


Semua orang aku yakin pernah mengalami kisah sedih ihwal patah hati, atau dibuat kecewa oleh sesuatu. Namun, aku juga yakin bahwa masing-masing orang punya porsinya sendiri-sendiri untuk mendapatkan pelajaran mahal. Paling tidak, dalam hal percaya-tidak percaya ini, ada sebuah pelajaran khusus yang akhirnya mungkin akan kuingat seumur hidupku: jangan mudah percaya pada orang, termasuk dirimu sendiri.



Kata orang, perasaan itu hadir karena proses. Mungkin karena sifat baik yang membuat luluh, mungkin juga karena terbiasa bersama sehingga jika salah satu menghilang, rasanya tidak utuh.

Namun, aku lebih suka menyebut bahwa orang jatuh cinta memang karena mereka diciptakan untuk jatuh cinta. Tidak ada proses. Proses hanya untuk menguatkan, atau mengikis pelan-pelan. Semacam, dua orang yang diciptakan untuk hidup bersama memang memiliki semacam partikel yang cocok dalam tubuhnya, sesuatu yang mengalir dalam darahnya, bersama detak jantung dan helaan napas.
In the middle of the heat, you have made my heart chills
Just like what they always say, love will come eventually
Bagaimana seseorang bertemu dengan pasangannya? Bagaimana mengetahui bahwa memang ada "partikel yang cocok" di antara mereka?

Akan ada seseorang yang membuatmu selalu merasa pulang dan memiliki rumah. Seperti menemukan butiran salju di tengah musim panas. Froze the tears, froze the fear, slow, and still.. and as the wind blows and the sun showers down the warmth of love.

Yah, please take me home, to your warm and peace..

0 comments:

Post a Comment

My Instagram