Memiliki Tubuh Masing-Masing

by - June 11, 2017


Sebagai perempuan yang cukup waras, aku berusaha keras untuk tidak mengurusi persoalan-persoalan fisik dari setiap orang. Aku menghindari komentar kamu cantik kalau pakai make up, atau mending kamu pakai liptint karena bibirmu kering jadi lipcream keliatan crack banget di situ, atau kamu gendutan pada perempuan. Pada laki-laki, aku juga berusaha bersikap adil. Aku nggak akan mengomentari kalau mereka terlalu item, rambutmu kusut dan nggak keurus, atau terlalu bego mukanya. Pokoknya hal-hal yang berkaitan dengan fisik berusaha untuk kuhindari, karena aku percaya manusia dinilai atas dirinya secara utuh, bukan cuma fisik. Meskipun aku juga percaya bahwa setiap orang berhak untuk selalu tampil cantik dan ganteng.

Melihat temanku sulam alis, aku ya cuma senyum-senyum. Nggak mau komentar, karena aku termasuk orang yang dari dulu ingin alisnya agak tipis biar nggak dibilang galak ketika pertama kali ketemu orang.

Sewaktu Lucgu memintaku mengecat rambutnya berwarna burgundy, aku sebenarnya ya agak gimana, tapi itu pilihannya, jadi aku iya-iyain aja. Toh ya, itu rambut-rambut dia. Aku nggak berhak untuk mengomentari. Mungkin kalau dia menanyakan pendapat, aku akan mengatakan kalau warna itu kurang bagus untuk cowok. Tapi dia tidak menanyakan pendapatku, jadi ya sudah.

***

Mereka yang masih usil dengan pilihan-pilihan orang lain atas apa yang ada di tubuhnya, menurutku terbelakang. Dan aku sendiri menghindari orang-orang seperti ini, karena nggak sehat untuk personal developmentku. Sorry to say, tapi bagiku ya kita beda level aja. Mereka masih recehan karena mengurusi hal-hal receh, bahkan pada orang lain.

Entah intensinya ke hal yang serius atau bercanda, semuanya salah. Orang berhak atas tubuhnya masing-masing, baik perempuan maupun laki-laki. Perempuan berhak untuk pakai dandanan atau tanpa make up sama sekali. Laki-laki berhak untuk ke salon atau membiarkan tubuhnya kumel nggak keurus. Semua orang berhak untuk melakukan apapun yang ingin ia lakukan untuk tubuhnya, apakah ingin lebih bersih, ingin lebih terang kulitnya, ingin lebih gelap, ingin lebih gendut, lebih kurus, ingin wangi rambutnya, ingin kusut, bebas. Sama sekali bukan urusan kita, karena mereka memiliki tubuhnya sendiri-sendiri.

Sebab bagaimanapun, aku percaya fisik dan penampilan bisa berubah. Tapi karakter, kindness, isi kepala, dan personality akan sulit sekali untuk dirombak.

You May Also Like

0 comments