Akibat Pergaulan Blues

by - May 27, 2017


Awalnya aku mengetahui Jeje akan merilis album dari Instagram Ruang Rupa yang sekaligus promosi karena dia Ruru Shop juga jualan rilisan fisiknya. Akibat Pergaulan Blues. Dilihat dari judulnya, aku udah ngebayangin nuansanya akan seperti 'Jeje' sekali. Pertama kali lihat dia live di Cikini tahun lalu. Dan Cikini mungkin memang benar-benar 'rumah' untuk orang-orang sejenis ini. Cikini adalah tempat ternyaman di Jakarta untuk mendengarkan musik-musik aneh, menikmati Jakarta dari sisi yang beda dari yang kita lihat di TV-TV, dan hal-hal semacam itu. Haha.

Lalu aku mengenalkan pada Ninin musisi yang sangat mewakili dirinya, terutama pada lagu-lagu seperi Kafir atau Bahaya Komunis. Wkwk. Sumpah, kalau kalian belum tahu siapa itu Jason Ranti, kalian harus cari di YouTube untuk ngerti betapa selera humor berkelas bisa jadi sangat-sangat kreatif seperti ini. Wkwk. Sengaja kuberitahu padanya, karena Ninin mungkin satu-satunya temanku yang bisa diajak nonton gini-ginian di Jogja.

Sepulangku ke Jogja, selain Haikal Azizi 'Bin Idris', mungkin Jeje adalah salah satu yang paling ditunggu live performancenya. Haha. Tapi orang Jogja sepertinya belum begitu familiar dengan mereka. Makanya aku kadang-kadang pengin sekali tinggal di Bandung atau di Jakarta hanya untuk merasakan sesuatu yang beda, bahkan pada apa yang didengar atau dinikmati. Ya udah beda aja. Wkwk.

***

Tadi kubilang, album Akibat Pergaulan Blues mungkin akan sangat Jeje sekali yang dalam bayanganku ya identik dengan lirik-lirik slengekan yang nggak jauh-jauh dari mengolok-olok 'orang beriman' sekaligus anak-anak sok nyeni yang menemukan dirinya melalui instalasi dan sebotol Intisari. Tau kan yak, Intisari itu apa? Wkwk.

Tapi hari ini akhirnya aku menyelokan diri untuk bener-bener mendengarkan satu album Jason Ranti dan aku baru tahu Akibat Pergaulan Blues itu salah satu judul lagu sendiri ---yang aku belum pernah denger sebelumnya. Dan beda banget dengan lagu-lagu lainnya, di lagu ini Jeje menulis soal lagu cinta. Iya. Serius. Lagu cinta.

Yang satu Pamulang, yang satu Bekasi
Sepakat bertemu di Cikini
Sepakat bertemu di Cikini semua demi jalinan kasih
Yang satu maskulin, yang satu feminin
Yang satu puritan, yang lain flamboyan
Yang satu musisi, yang satu psikolog
Saat hati bertemu spontan bilang, "Ya Allah."
Yang satu.. satu.. dua dari satu, satu dari dua.

Sungguh semula seperti kebetulan
Semua bermula dari percakapan
Lima kata berlalu, kini timbul godaan
Kini waktu pun tak berlaku
Saat meleleh seperti membeku
Dan perbicangan ini pun tak kan pernah berlalu
Tak ingin lalu.. dua dari satu, satu dari dua..

Ini tentang kisah dua mata hati
Mata yang menagih janji
Ini tentang janji
Ingin hati-hati

Dan meskipun liriknya begitu, percayalah ini lagu cinta. Wkwk.

***

Dibandingkan dengan menonton live performancenya di Cikini dulu, lagu di album ini lebih enak didengarkan. Aku hampir nggak pernah promosi setiap apapun yang kudengarkan di blog ini, karena orang-orang hampir nggak percaya dengan apa yang biasa kudengarkan. Wkwk. Tapi serius, untuk kali ini, kamu harus beli albumnya. Wkwk. Ya atau minimal cari di YouTube deh. Haha.

You May Also Like

0 comments