Fragmen: Tiga Keinginan Besar

by - April 23, 2017


Kurasa aku mulai berpikir untuk pergi saja ke Mars, memelihara jerapah, atau buaya.

Mars. Mengapa ke Mars?

Itu planet terdekat dari tempatku berpijak saat ini. Dengar-dengar di sana ada kehidupan, yang pastinya bukan manusia. Kau tahu? Aku mulai lelah bertemu manusia-manusia lainnya di sekitarku. Jadi, yang paling mungkin dilakukan jika tidak bisa ke Mars, aku ingin tinggal di tengah laut atau di gunung, punya rumah kecil di atas pohon di tengah hutan, atau di mana saja lah, yang tidak ada manusia lainnya.

Manusia ini mengganggu. Mereka suka datang dan pergi seenaknya sendiri. Kadang ketika diharapkan mereka tidak datang-datang. Kalau tidak dibutuhkan suka nyelonong seenaknya. Lagipula aku sudah susah percaya pada mereka. Jadi, jika memang pada akhirnya aku memilih sendiri, aku inginnya bukan karena sendiri dan sepi di tengah ramai, tapi ya memang karena tinggal aku sendirian. Tak ada yang lain.

Kemudian, aku juga ingin memelihara jerapah. Kau lihat, jerapah itu lucu sekali. Ia memiliki leher yang tinggi, memakan daun-daunan di pucuk pohon, dan kalem sekali. Tidak pecicilan kayak kalau melihara kucing atau kelinci. Mereka juga jalan pelan-pelan dan bisa kunaiki di atasnya seperti naik kuda atau unta. Jadi, aku pikir kalau aku punya jerapah aku bisa mengajaknya jalan-jalan, agar tidak merasa sendirian.

Lalu buaya. Astaga semua orang takut buaya. Tapi aku sangat ingin memeliharanya. Satu saja. Paling tidak dengan begitu aku masih sadar ada bahaya di sekitarku, jadi aku bisa hati-hati.

You May Also Like

0 comments